Kenapa Teknologi Informasi lambat berkembang di Pacitan?

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 18 s/d 20 Juni 2008 Kantor Diklat Kabupaten Pacitan menyelenggarakan “Diklat Teknologi Informasi dan Komunikasi” bertempat di Hotel Graha Prima.

Menarik, mengingat TI (Teknologi Informasi) saat ini sedang menjadi isu yang sangat ramai dibicarakan.Dalam kaitannya dengan Pemerintah Daerah e-government menjadi isu sentral perkembangan TI (Teknologi Informasi).

Secara umum e-government atau yang sering disebut e-gov diartikan sebagai “Penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik (teknologi informasi dan komunikasi) untuk meningkatkan kinerja pemerintah dalam hubungannya dengan masyarakat, komunitas bisnis, dan kelompok terkait lainnya menuju good governance.”

Bagaimana perkembangan TI di Pacitan?

Pertanyaannya cukup sederhana tapi mungkin agak susah untuk mencari jawabannya. Karena indikator kemajuan teknologi di suatu daerah bisa jadi sangat relatif, tetapi kalau pembandingnya adalah daerah-daerah lain di Indonesia mungkin Pacitan termasuk yang masih sangat jauh tertinggal (misal dibandingkan dengan Klaten, Sragen atau Kota Tarakan).Jadi dengan kata lain perkembangan TI di Pacitan masih berjalan sangat lambat.

Kenapa lambat?

Banyak faktor yang bisa menjadi kendala untuk mengembangkan Teknologi Informasi atau e-government, diantaranya adalah :

  • Kultur berbagi belum ada
  • Kultur mendokumentasi belum lazim
  • Langkanya SDM yang handal
  • Infrastruktur yang belum memadai dan mahal
  • Tempat akses yang terbatas

Ada yang menarik pada salah satu forum diskusi di Diklat tersebut, ternyata di Pacitan sudah banyak SDM yang cukup handal di bidang TI begitu juga infrastrukturnya.Paling tidak disetiap satker sudah tidak menggunakan PC sekelas Pentium III ke bawah, kalau pun adanya jumlahnya mungkin sangat sedikit.

Ternyata masalah “kultur” justru mungkin menjadi kendala yang cukup mendasar pada perkembangan e-gov di Pacitan.Kendala itu adalah bagaimana mengubah paradigma dan cara berpikir sumber daya manusia secara keseluruhan di lingkungan kantor dari yang terbiasa menggunakan cara-cara manual ke digital, begitu juga halnya dengan budaya berbagi baik itu data maupun informasi yang saling dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama.

Bagaimana mengatasi kendala “kultur”?

Salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi kendala “kultur” atau budaya tersebut adalah “KESADARAN” dari kita sendiri untuk merubah paradigma yang menghambat kemajuan Teknologi Informasi itu sendiri.

Semoga tulisan ini dapat membuka pandangan akan pentingnya Teknologi Informasi menuju good governance.Selamat “belajar berbagi”.

Pos ini dipublikasikan di Teknologi. Tandai permalink.

11 Balasan ke Kenapa Teknologi Informasi lambat berkembang di Pacitan?

  1. madzz berkata:

    blog nya sangat bagus sekali dan postinganya jug sangat menarik sekali

  2. ya2nkurus berkata:

    Thanks madzz udah mampir ke blog saya, smoga menambah semangat belajar nulis buat saya.

  3. Ade berkata:

    Sekiranya memang perlu adanya pergantian SDM
    Dari yang lama dengan SDM yang lebih muda
    Dan memahami bidang IT

    Berikan kesempatan kepada kaum muda
    Untuk ikut berkarya di kota tercinta

  4. beng-beng berkata:

    Tull..salah satu penghambat kemajuan IT di pacitan ialah budaya pelit (Mlecing,istilah pacitan) akan ilmu IT yang dimilikinya,dia beranggapan jika ilmu yang di milikinya di sebarluaskan akan rugi.

  5. pencari keadilan berkata:

    Mending kalo cuman pelit.lha ini baru tau dikit aja udah dipake buat cari keuntungan pribadi.

  6. wong gemahfornia berkata:

    ooooooo gt to ternyata. wah ayo teman2, poro sederak sedaya, mari kita saling berbagi dan bergotong royong, memajukan PACITAN FORNIA kita tercinta. jangan mikir keuntungan sendiri………….

  7. lecto berkata:

    kayaknya perlu ada fasilitas yg lebih di bidang IT. Wa org pacitan asli yg tnggal d luar kota ngrasa miris klo pas pulang liat pacitan kaga da wireless.

    gmna mo maju klo IT ja msh ktinggalan jaman.Pdhl IT tu penting bro! Pa lg kmrn2 wa pny saudara yang sekolah d salah satu SMA favorit d pacitan. Ktnya si.. sekolahnya dpt beasiswa n bntuan dr pihak asing. ( dy blg SPPnya 250 rb-an). E.. tp ank2 skolahnya banyak yg gaptek IT mua! Mantan SMA wa ja SPP cm 75 rb. Fasilitas ok, Wifi sepuasnya ampe laptop lu ancur jg bisa, anknya maju2 n pinter2.. Ni br mencerdaskan bangsa. OK. Pemerintahnya dunk gimana nich! Mg2 ja bupatinya denger!

    Lecto,
    tul banget boz,saya aja yg kerja di Pemerintahan belum pernah ngrasain fasilitas koneksi internet dari kantor.Padahal katanya internet udah jd kebutuhan.Lha gimana mau maju,mau update blog aja mesti keluar duit sendiri.

  8. whoisjax berkata:

    Lo nurut saya bukan hambatan2 diatas mas yg bikin pacitan gaptek.. emang pemdanya aja yg nutup mata dengan IT.. cos dengan IT semuanya jd terbuka, transparan, dll.. padahal Informasi is Free… tapi mereka takut informasi tender proyek2nya ketahuan public.. jhahahahaha… Trus eleke maneh karyawan2 instansi pemda pada milih nggoleki data neng kertas bertumpuk2 daripada ngetikkin kata kunci datanya di komputer untuk nyari data yg dibutuhkan.. biar keliatan kerja kaleeee…. wekekekeke…

    untuk masalah SDM yg handal, saya rasa pacitan banyakk maz.. tp mreke justru gak ke pake di negeri sendiri.. mreka tersingkir ke negeri orang.. hiks2…

  9. whoisjax berkata:

    Ada usulan mas.. Myb pacitan perlu rekrutment pegawai2 dr IT yg lebih banyak.. soalnya di tiap kantor pasti butuh… daripada ngrekrut pegawai2 yg rajin nulis n nyari data dikertas bertumpuk gitu.. hehehe.. bukan ngece seh.. bagaimanapun juga teknologi sekarang berkembang dengan sangat pesatnya.. seperti nilai kuadrat.. hehehe..

  10. Pasa Firaya, ST berkata:

    Berkunjung dan baca infonya, mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang, sukses ya.
    I Like Relationship.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s